Pengertian dan Kategori BMI Calculator

Posted on

Hampir semua umat manusia memiliki harapan untuk mempunyai berat badan ideal. Tidak heran apabila kebanyakan dari mereka penasaran dengan berat badannya. Tujuannya adalah melihat apakah berat badannya sudah ideal atau belum.

sehat24.com

Kemudian ada yang namanya BMI atau Body Mass Index berat badan yang merupakan besaran dan sering digunakan untuk melihat apakah berat badannya sudah ideal atau tidak.

BMI Calculator Berdasar Aturan WHO

Hingga kini, BMI masih menjadi sebuah penilaian standar dalam menentukan, apakah berat badan tergolong normal, kurang, lebih, atau bahkan obesitas.

Jika hasil dari BMI Calculator atau index masa tubuh berada di angka 25, maka disebut dengan kategori gemuk. Hal ini akan memberikan resiko tinggi penyakit jantung, osteoarthiritis, dan sejumlah tipe kanker, dan diabetes level 2. Sedangkan dengan BMI rendah atau dibawah angka 18, memiliki resiko osteoporosis.

Hal tersebut yang menjadi tanda bahwa kesehatan kita baik atau tidak. Kemudian, disarankan supaya BMI tidak lebih dari 27 atau kurang dari 18. Atau yang paling aman adalah meminta saran dari dokter untuk memandu program pengaturan rumus berat badan ideal. Hal ini bertujuan supaya hidup menjadi lebih sehat.

Selain itu, BMI sendiri juga menjadi index yang paling mudah dan sering digunakan dalam menggolongkan tingkat kegemukan atau obesitas. Kemudian cara menghitungnya adalah dengan membagi berat badan dengan tinggi badan, BMI=kg/m2.

Berdasar Organisasi Kesehatan Dunia, WHO (World Health Organization) definisi gemuk adalah pada saat BMI kita lebih dari angka 25. Sedangkan engan obesitas, adalah BMI pada angka 30.

Namun, kebanyakan orang Indonesia dan Asia memiliki kadar lemak yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang Eropa atau Barat. Kurang lebih hampir sama dengan WHO. BMI lebih dari 23 sudah disebut dengan gemuk dan bahkan di atas 27, disebut dengan obesitas.

Kategori BMI (WHO):

Kurus: BMI = <18.5

Normal: BMI = 18.5–24.9

Gemuk: BMI = 25–29.9

Obesitas: BMI ≥ 30

Kemudian sebagai catata, bahwasannya hasil dari BMI Calculator bukanlah segalanya. Sebab BMI tidak melibatkan berat badan anda dari lemak atau massa otot. Sebab, pengguna BMI tersebut masih berpotensi kehilangan banyak lemak dan diklasifikasikan sebagai kelebihan berat badan. Hal ini juga termasuk kepada seorang atlet atau binaragawan.

Sehingga, BMI jadikan sebagai acuan awal dalam pengkuran yang benar. Baru kemudian melakukan ujian persentase lemak merupakan sebuah pendekatan yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *